i t e n d t o f o r g e t
al-Ma’thurat - himpunan zikir2 dan doa2 harian yang diamalkan Rasulullah s.a.w yang terdiri daripada ayat-ayat utama al-Quran dan hadith hasil susunan al-Syahid Imam Hassan al-Banna. Bacaan al-Ma’thurat tidak mengambil masa yang lama dan mudah diamalkan. Alangkah indahnya kalau maksud zikir2 dan doa2 itu benar2 difahami, dihayati, direnungi dan dilafazkan dengan sepenuh hati supaya zikir2 itu benar2 memberi kesan kepada hati dan doa2 itu diperkenankan. InsyaAllah…
—
“Aku berlindung dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengetahui dari gangguan syaitan yang terkutuk.”
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.Yang menguasai hari pembalasan.Hanya Engkaulah yang Kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (iaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Alif laam miim. Kitab (al-Quran) itu, tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. (iaitu) mereka yang beriman kepada perkara yang ghaib, yang mendirikan solat dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada Kitab (al-Quran) yang telah diturunkan kepada mud an kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum mu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan merekalah orang-orang yang beruntung.”
“Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at disisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak megetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa-apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada yang salah. Kerana itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah memegang tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
“Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman); Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.”
“Kepunyaan Allah segala yang di langit dan di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, nescaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyeksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
“Rasul telah beriman kepada al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya dan mereka mengatakan: “Kami tidak membezakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dan rasul-rasul-Nya,” dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat Kembali.”
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat seksa (dari kejahatan)…yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hokum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah: “Dialah Allah, yang Maha Esa.” Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gelita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembuskan pada tali yang tersimpul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.”
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dada manusia, dari jin dan manusia.”
“Sesungguhnya kami terjaga (di pagi hari) dengan (kesedaran bahawa) kerajaan (bumi dan segala isinya) ini seluruhnya adalah milik Allah. Dan segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya tiada Tuhan selain Dia dan kepada-Nya kami akan dibangkitkan.”
“Kami terjaga (di pagi hari) dalam fitrah Islam dan kalimat ikhlas dan dalam agama Nabi kami, Muhammad s.a.w, dan dalam millat(ajaran) bapa kami Ibrahim yang hanif(lurus) sedang dia bukan seorang musyrik.”
“Allahumma, aku terjaga oleh-Mu dalam nikmat, afiat(keselamatan dari mara bencana), terjaganya rahsia-rahsia (dosa-dosa) ku, maka sempurnakan nikmat-Mu, afiat-Mu dan penjagaan-Mu itu atasku, di dunia dan di akhirat.”
“Allahumma, nikmat apa pun yang kuperoleh dan diperoleh dari seseorang di antara makhluk-Mu adalah dari-Mu, yang Esa dan tidak bersekutu, maka bagi-Mu segala puji dan syukur.”
“Ya Tuhan, bagi-Mu segala puji seagung kemuliaan wajah-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu.”
“Aku telah rela dengan Allah sebagai Tuhanku, dan dengan Islam sebagai agamaku, dan dengan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulku.”
“Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya, sebanyak bilangan ciptaan-Nya dan keredhaan-Nya, dan seberat timbangan ‘arasy-Nya dan sebanyak dakwat (yang terpakai untuk menuliskan) kalimat-Nya.”
“Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya akan terhalanglah segala sesuatu di bumi dan di langit, untuk menimpakan bencana, dan Ia Maha Mendengar dan Mengetahui.”
“Allahumma, kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan Engkau dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kami memohon ampun dari (menyekutukan-Mu) dengan sesuatu yang tidak kami ketahui.”
“Aku berlindung pada kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya.”
“Allahumma, aku berlindung pada-Mu dari rasa sedih dan gelisah, dan aku berlindung pada-Mu dari kelemahan dan kemalasan; dan aku berlindung pada-Mu dari sikap pengecut dan bakhil; dan aku berlindung pada-Mu dari cengkaman hutang dan penindasan orang.”
“Allahumma, sihatkanlah badanku, Allahumma, sihatkanlah pendengaranku, Allahumma, sihatkanlah penglihatanku.”
“Allahumma, sesungguhnya aku berlindung pada-Mu dari kekafiran dan kefakiran; Allahumma, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, tidak ada Tuhan selain Engkau.”
“Allahumma, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau; Engkau yang Menciptakan dan aku abdi-Mu, dan aku berada dalam perjanjian dengan-Mu, ikrar kepada-Mu, (yang akan kulaksanakan dengan) segala kemampuanku. Dan aku berlindung pada-Mu, dari mengakui (dengan sebenar-benarnya) nikmat-Mu kepadaku; dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, kerana tidak ada yang boleh mengampuni dosa-dosa kecuali, Engkau.”
“Aku memohon ampun kepada Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia, yang Hidup dan selalu Jaga; dan aku bertaubat kepada-Nya.”
“Maha suci Engkau, Allahumma, dan segala puji bagi-Mu; aku bersaksi tiada tuhan selain Allah, aku mohon ampun dan bertaubat pada-Mu.’
“Ya Allah restui dan berkatkanlah Junjungan kami Muhammad, sebagai hamba, Nabi dan Rasul-Mu yang Ummi. Berkatkan keluarga dan sahabat Baginda. Sejahterakanlah Baginda selama-lamanya. Kami pohonkan sebanyak bilangan apa sahaja yang diketahui oleh Allah atau sebanyak perkara yang ditulis oleh Qalam-Nya dan sebanyak yang dirangkum kitab-Nya.”
“Terimalah dan rekakanlah orang-orang terutama kami; Sayyidina Abu Bakar, Umar, Uthman, Ali dan para sahabat baginda semuanya, para tabiin dan orang-orang yang mengikut jejak langkah mereka sampai hari pembalasan. Terimalah (kepulangan) mereka dengan sebaik-baiknya. Maha Suci Tuhan (Mu) yang memiliki Kebesaran dan Kemuliaan dari segala sifat tercela yang cuba mereka tempelkan kepadanya. Salam sejahtera untuk para Rasul, para Rasul Utusan, walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.”
“Ya Allah, kurniakanlah kami lisan yang lembut basah mengingati dan menyebut nama-Mu, hati yang penuh segar mensyukuri (nikmat) Mu, serta badan yang ringan menyempurnakan ketaatan kepada (perintah) Mu. Ya Allah, kurniakanlah kami iman yang sempurna, hati yang khusyu’, ilmu yang berguna, keyakinan yang benar-benar mantap. (Ya Allah) kurniakanlah kami, (Din) cara hidup yang jitu dan unggul, selamat dari segala mara bahaya dan petaka. Kami mohon (Ya Allah) kecukupan yang tidak sampai kami terpaksa meminta jasa orang lain selain dari Engkau sendiri. Kembangkanlah lembayung rahmat-Mu kepada kami, keluarga dan anak-anak kami serta sesiapa sahaja yang bersama-sama kami. Jangan (Ya Allah) Engkau biarkan nasib kami ditentukan oleh diri kami sendiri; walaupun sekadar sekelip mata atau sekadar masa yang lebih pendek dari itu. Wahai Tuhan yang palin mudah dan cepat memperkenankan pinta (perkenankanlah).”
“Selawat dan restu Allah untuk junjungan kami Muhammad, Nabi yang Mulia, kepada keluarga Baginda dan para sahabat Baginda, amnya.”
“Katakanlah, Ya Allah pemilik kekuasaan (kerajaan) alam buana, Engkau memberi kekuasaan kepada siapa yang Engkau suka. Engkau merampas kekuasaan itu dari siapa sahaja yang Engkau mahu. Di tangan-Mu (wahai Allah) segala kebaikan dan kekayaan. Sesungguhnya Engkau berkuasa untuk berbuat apa sahaja terhadap apa sahaja. Engkau menabir siang dengan malam. Dan malam pula Engkau berkuasa menabirkannya dengan siang. Engkau menerbitkan suatu yang hidup dari sesuatu yang kaku/mati, sebagaimana Engkau melahirkan yang kaku/mati dari sesuatu yang hidup. Engkau memberi rezeki tanpa berhitung kepada siapa sahaja yang Engkau mahu.”
“Ya Allah, menjelanglah kini malam (ciptaan) Mu, beredarlah sudah siang Mu, inilah keluhan suara dan pinta dari para du’ah Mu, maka oleh itu ampunkanlah (dosa)ku.”
“Ya Allah, Engkau mengetahui bahawa hati-hati ini (orang yang telah dibayangkan tadi) telah berkumpul kerana mengasihi-Mu, bertemu dan patuh (perintah) Mu, bersatu memikul beban dakwah-Mu. Hati-hati ini telah mengikat janji setia untuk mendaulat dan menyokong syariat-Mu, maka eratkanlah Ya Allah akan ikatannya. Kekalkan kemesraan antara hati-hati ini. Tunjuklah kepada hati-hati ini jalan-Nya (yang sebenar). Penuhkan (piala) hati ini dengan cahaya Rabbani-Mu yang tidak kunjung malap. Lapangkan hati-hati ini dengan limpahan iman/keyakinan.”
“Dan keindahan tawakkal kepada-Mu. Hidup suburkan hati-hati ini dengan ma’rifat(pengetahuan sebenar) tentang-Mu. (Jika Engkau mentaqdirkan mati) maka matikanlah pemilik hati-hati ini sebagai para syuhada’ dalam perjuangan agama-Mu. Engkaulah sebaik-baik sandaran dan sebaik-baik penolong. Ya Allah perkenankanlah permintaan ini.”
“Ya Allah restuilah dan sejahterakanlah Junjungan kami Muhammad, keluarga dan para sahabat Baginda semuanya.”
“Amin.”
—
Al-Fatihah
